Saturday, 25 August 2007

no cause for celebration

20 tahun pergi seperti baru kemarin ku bermimpi dilahirkan

20 tahun pergi seperti baru kemarin ku berusia delapan nyaris sembilan
saat kesalahan pertama yg kutahu hanyalah tawa
berakhir dengan jemuran kasur melintang dipagar depan
kuyakin hanya dengan menggeleng saja,
lepas dari tuduhan

20 tahun pergi seperti baru kemarin kudapat bulan pertama
tak ada lagi acara mandi bersama anak lelaki tetangga
ibuku mulai rajin berkata,
“ nak, inilah yang harus kau jaga”

20 tahun pergi seperti baru kemarin cinta meratakan
kemarin itu lusa
lusa yang ternyata tak pernah terasa

20 tahun dan patah hati
20 tahun dan sendiri
20 yahun dan kini aku menangis lagi

1 comment:

Bela Matahari said...

selamat ulg taun kaka. hidupmu tdk akan pernah sia sia. muaaah