Friday, 31 July 2009

an initial

you are my guilty pleasure, 
i want you more, so let me get mine, you get yours...
still beautiful, that something i could regret
but can't be refused...

Sunday, 12 July 2009

no more

this is it,
i'm sorry...

Friday, 3 July 2009

aku pusing

aku pusing, kamu kemana? marah semalam aku hilang tanpa kabar? bukannya begitu, aku hanya tidak sempat saja. bukan karena maksud apapun.
aku pusing, kamu kemana? ga ada yang bisa masuk sekalipun itu cake lezat. dan seluruh badan beserta isinya ini lagi ga bisa berdamai sama yang memiliki.
aku pusing, kamu kemana?
kemana kamu? aku pusing.
kamu kemana? aku pusing dan melihat layar yahoo seksama, kalau-kalau kamu mampir. tapi sama saja aku pusing.
aku pusing :(

Saturday, 27 June 2009

Thursday, 25 June 2009

(attachment) no subject

bahkan dia belum sempat melepaskan tas yang terselempang di bahunya, belum sempat membuka sepatu dan menyalakan lampu, namun dia bergegas masuk kamar, menyalakan komputer untuk menyambut yang dia nantikan sepulangnya kerumah. sebuah email.
didapatinya mail baru. 1 inbox. itupun sudah lebih dari cukup. bila memang datangnya dari orang itu, dia senang bukan main.

membaca mail itu, membuat ingatannya mengudara ke masa kritisnya. ada sensasi sepi dan putus asa yang menjadikannya tidak peka. kesepian dapat membunuh. dan walaupun dia adalah manusia yang kuat, namun kehabisan tenaga akan sukacita mampu membalikkan harapannya jadi mimpi siang bolong, rindunya jadi sakaw, dan sedihnya menjadi tragedi. bertahan hidup dan bangkit dari segala keraguan merupakan agenda yang harus dia penuhi sebelum dia berjalan meneruskan apa yang telah dia mulai.
perhatikanlah hatinya, selalu ada ruang kosong untuk tempat berbagi. begitu disadari,orang itu telah menghampiri. mungkin untuk mampir sejenak. dia sedang tidak bisa menolak. seharusnya tidak masalah. bukan begitu?

dengan perasaan yang mungkin tidak sebanding dengan yang diberikan orang itu pada dia, orang itu begitu menyayanginya. entah sampai kapan. tapi biarlah seperti itu dulu. dia ingin sekali mengatakannya dengan egois "tetaplah sayangi aku"

Thursday, 11 June 2009

murah meriah

she said; "baby if you give it to me, i'll give it to you as long as you want..."
i said; "dasar murahan"

Monday, 8 June 2009

apa yang salah?

ini dilakukan dengan kesadaran penuh kan? kok rasanya keliru namun bahagia ya? brengsek.

Thursday, 4 June 2009

sedang apa?

kamu terhenti ya? berhenti melaju...
sedangkan kuda-kuda sudah terlanjur di padu
jadi sia-sia...
mau istirahat dulu?

Thursday, 28 May 2009

iya, kamu

diluar sana, banyak sekali orang-orang yang doyan mempecundangi diri sendiri. bermaksud menyembunyikan hidupnya tanpa menyadari akan remah roti yang dia tinggal dengan berlindung pada sesuatu yang maya. lagi-lagi, menyedihkan. karena dalam persembunyiannya, dia tetap mengendap-endap mencuri tahu akan kisah orang lain secara leluasa. toh, dia sedang sembunyi, jadi gak bakal tertangkap basah. 
kalau saya sih, tidak terlalu suka dengan kerepotan macam itu. silakan saja, ini masih halaman rumah kok. silakan saja mampir dan menyampah. saya sih tidak akan merasa terancam oleh kedatangan seekor lalat :P

Sunday, 17 May 2009

manusia itu...

manusia itu, lucu sekali ya. lebih lucu dari binatang lain...

Friday, 15 May 2009

sebangsanya

kamu anjing,
bertingkah melakukan pembenaran
buatmu, pakailah rumus cinta ruang waktu kampret itu
buatmu saja...
beserta semua golonganmu

aku tak termasuk 
tidak pakai formula instanmu...

kamu anjing menganjing
meracau memuntahkan isi duburmu
dan menggantikan otakmu dengan itu

aku tak ikutan
tidak pakai teori anyirmu...

sudahlah, 
aku tahu kamu menyedihkan
jangan menambah rasa kasihan
ku sudah punya urusan lain

Wednesday, 13 May 2009

sama sekali tidak

kamu tidak takut padaku? walaupun aku begitu tangguh dan sulit dihadapi? 

sesekali aku bersenda gurau dengan kematian dan aku tahu itu begitu menyakitkan disaat aku lupakan cinta pada diri sendiri. buatmu tiada yang lebih getir dari itu. aku bisa melepaskan tali kekang serampangan, berlali berhimpitan dengan layangan, hilang acuan terbawa oleh jiwa yang ingin meletus berpendar. sebetulnya bagaimana caramu membuat aku tersedak akal? adakah magi dalam uluran tanganmu? ya...ya, aku mau pulang...tentu padamu...
sisa kericuhanku berantakan, kamu menemaniku membenahi letupan emosi. seperti dapur setelah acara makan besar-besaran...kamu mencuci piring, sementara aku mengeringkan airnya. 

"ada yang salah denganku?"
kamu menggeleng, "sama sekali tidak" 

sering aku kasar. terlalu kasar hingga bulu sikat gigiku mengembang. aku menggosok keras sampai gusiku berdarah dan lemah seperti sedang memaki sialan. akan kusingkirkan remah-remah diselipan gigi dengan menggilasnya keterlaluan. aku tak doyan sisa makanan dan bau tertinggal. jadi setiap mandi aku harus mengganti sikat gigiku. lucunya, aku selalu lupa membeli persediaan. ketika disebelah sikat gigi bututku didepan wastafel ada sikat gigimu. tampak lembut dan tidak pernah menggerutu, "kupinjam sekali saja" seruku. kupakai dengan sangat hati-hati karena ingin kujadikan tetap utuh untuk kamu pakai. karenanya, aku tidak menggosok kasar-kasar.
semenjak itu, kita mulai berbagi sikat gigi. 

seperti kita berbagi peluk,
berbagi jatah makan siang...
berbagi mimpi dan kekonyolan,
berbagi catatan kecil nakal...
berbagi tatapan mesra...


"kamu tidak takut padaku?"
kamu menggeleng, "sama sekali tidak".

hallo

sudah lama tidak menengok kesini...
apa kabarnya wahai kamu didalam sana?
pikiran mengenai sesuatu yang jahat saya mulai menipis,
bukankah ini awal yang bagus?
terimakasih ya :)

Saturday, 3 January 2009

childhood memory

oh adikku, kekasihku jangan kau menangis..
sebentar lagi, kakak pulang membawa oleh-oleh..
pisang keju,
kacang asin,
roti, kue,boluu...