aku ingin lari.
bukan darimu, namun dari sakit itu.
kau lahirkan mimpi buruk dan insomnia
layaknya kentut letuskan amoniak
dan aku terkubur hidup-hidup
diatas pendirianmu
mari berlari.
ataukah kita rapatkan diri?
tak bisa lagi, serumu dingin dan keji.
kau kemanakan itu semua.
cinta dan cinta?
mungkin tergusur masuk TPA
tanpa bisa didaur ulang.
aku bukan anjing,
tak diajari mengais sampahmu
meski kelaparan oleh sisa hati itu.
jadi aku tetap berlari
kehabisan udara
sementara kau cuma bilang "sorry"
seolah itu berjasa
No comments:
Post a Comment