Datang sesaat,nyaris membuatku terpikat. Suara-suara itu berasal dari riak dalam lautan. Kadang mereka bergema,dengan keramaian intonasi yang tak mampu kuterka awal dan akhirnya. Kesukaannya adalah permainan kata,penekanan dalam perintah akan ide-ide memilukan untuk memisahkan jiwa dengan raga. Berloncatan dan tak bersabar untuk kudengar.
Terkadang juga merayuku dan menghangatkan hati, kemudian menjeratku. Tipuannya membuyarkan keutuhanku, sungguh. Tak lama, mereka tak berperasaan meneriaki aku, menyesakkan dada, membuatku berkaca-kaca. Kekejamannya terasa hingga hippocamus, meradang di semburat urat syaraf,mengacaukan memori.
Aku tak tahan lagi.
Aku tak tahan lagi.
Aku tak tahan lagi.
kali ini mereka berkata "akhiri sekarang juga"
haruskah kuledakkan kepala ini?
No comments:
Post a Comment